Kembali lagi dengan saya setelah sekian abad tak berjumpa. Pasti kalian kangen. Ya ya ya, saya tau saya tau... memang itu resiko jadi artis... *wooiii !!! turun lo !!! artis gadungan !!!!
Maaf ada sedikit gangguan dari orang yang iri pada saya. Mohon dimaklumi, itu resiko jadi artis.
OKE !!! langsung ke cerita aja, daripada mbulet. ------>>
Lebaran yang lalu beta bersama keluarga beta shalat ied di tempat shalat. *anak kecil autis baru lair juga tau bego...
Setelah shalat ied, acara sungkem-menyungkem pun dimulai. Satu-persatu orang mulai sungkem pada kakek saya TERCINTA... dan setiap orang mendapat wangsit berbeda-beda. Contohnya sebagai berikut : "lek sinau sing pinter yo.." "kudu sopan santun marang wong tuwa lo" dan masih banyak kata-kata yang membuat terharu lagi.
Tapi kenapa pada saat saya dan sodara saya (izam) mendapat jatah sungkem yang keluar malah kalimat seperti ini
"dit, zam, iku lo kursi sing ndek ngarep ndang dilapi. Engko selak wong-wong podo teko kok"
Menurut anda, adakah kata yang menyebabkan terharu dalam kalimat di atas?? TIDAK.
Pupus sudah segala harapanku untuk dapat terharu saat idul fitri........ hiks hiks hiks..
*yeekk.. nangis... gembeng....
gangguan lagi.. babah wes..
ya sudah, saya tak menghilang dulu dengan jurus "mlayu ngibrit nojutsu"
dadah....
Maaf ada sedikit gangguan dari orang yang iri pada saya. Mohon dimaklumi, itu resiko jadi artis.
OKE !!! langsung ke cerita aja, daripada mbulet. ------>>
Lebaran yang lalu beta bersama keluarga beta shalat ied di tempat shalat. *anak kecil autis baru lair juga tau bego...
Setelah shalat ied, acara sungkem-menyungkem pun dimulai. Satu-persatu orang mulai sungkem pada kakek saya TERCINTA... dan setiap orang mendapat wangsit berbeda-beda. Contohnya sebagai berikut : "lek sinau sing pinter yo.." "kudu sopan santun marang wong tuwa lo" dan masih banyak kata-kata yang membuat terharu lagi.
Tapi kenapa pada saat saya dan sodara saya (izam) mendapat jatah sungkem yang keluar malah kalimat seperti ini
"dit, zam, iku lo kursi sing ndek ngarep ndang dilapi. Engko selak wong-wong podo teko kok"
Menurut anda, adakah kata yang menyebabkan terharu dalam kalimat di atas?? TIDAK.
Pupus sudah segala harapanku untuk dapat terharu saat idul fitri........ hiks hiks hiks..
*yeekk.. nangis... gembeng....
gangguan lagi.. babah wes..
ya sudah, saya tak menghilang dulu dengan jurus "mlayu ngibrit nojutsu"
dadah....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar